Assalamualaikum Warahmatullahai Wabarakatuh

Sabtu, 04 April 2015

Satu Jam Bersama Ustad Ja’far Umar Thalib



Berawal dari liburan akhir pekan di Jogjakarta, diajak teman lama untuk menghadari ceramah atau kajian ustad Ja’far Umar Thalaib yang membedah buku beliau, “catatan Hitam Agama Syi’ah”. Tanpa berpikir panjang –meskipun seharian beraktifitas cukup melelahkan, saya langsung menyetujui untuk hadir. Disamping, selama ini saya hanya tahu nama besar Ja’far Umar Thalib melalui diskusi-diskusi dan laporan-laporan dari berbagai majalah khususnya yang berkaitan dengan jihad, itu pun sangat terbatas. Sebagai pecinta kajian dunia Islam, ini adalah kesempatan yang baik untuk tidak dilewatkan.

Rabu, 01 April 2015

Tips menjinakkan Tesis

Skripsi atau tesis mungkin bagi sebagian mahasiswa merupakan momok yang akan selalu menakutkan sekaligus menjadi batu sandungan untuk segera mengenakan baju kebesaran, diterima jadi calon mantu, atau penghenti uang “jajan” dari ortu/beasiswa. Bukan mengada-ada, berdasarkan pengalaman, banyak teman-teman mahasiswa mengelukan itu. Bahkan ada yang rela menyewa jasa dengan bayaran yang tidak murah bagi yang bisa membuatkannya. Tapi, tidak bisa dipungkiri juga sebagian yang lain mengerjakan skripsi/tesis dengan hepi dan semangat namun santai. Biasanya mereka yang sudah terbiasa menulis dan membaca dan memang hobi di dunia tulis menulis dan penelitian. Tentunya mereka juga memiliki tips-tips tersendiri. Karena bagaimana pun tugas akhir harus bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Senin, 30 Maret 2015

Namanya SPN (Sahabat Pena Nusantara)



Berawal dari sebuah status fecebook milik M Husnaini, nama yang belum begitu lama saya kenal melalui tulisannya di berbagai media nasional baik media online maupun cetak. Beberapa buku beliau sekilas –dari cover- cukup menarik, meskipun belum sempat membacanya, namun sepertinya menarik seperti tulisan-tulisan beliau selama ini. Status fecebook yang intinya mengajak dan mengundang para pecinta literasi, dunia tulis untuk bergabung di sebuah grup WA (whatsApp).

Sabtu, 28 Maret 2015

Satu Jam Bersama Busyro Muqaddas



Siapa yang tidak kenal denga Busyro Muqaddas (BM), nama yang akrab dengan pemberantasan korupsi yang pernah memimpin KPK menggantikan Antasari. Setelah menyelesaikan masa tugasnya sebagai ketua KPK pada tahun 2014, beliau kembali kehabitatnya sebagai warga Muhammadiyah yang berkelana dari satu mejelis ilmu ke majelis yang lainnya.

Rabu, 25 Maret 2015

SARJANA INGIN MENULIS



A.     Sebuah Kegalauan

Dari beberapa penelitian yang terpublikasikan menunjukkan bangsa Indonesia yang kita cintai ini menduduki peringkat cukup rendah budaya membacanya dibandingkan negara-negara Asia lainnya. Budaya verbalistik masih dominan di negeri ini, berdebat dan mengobrol terkadang mampu lakukan dalam durasi yang cukup panjang. Rendah membaca berkorelasi positif dengan menulis. Dunia pendidikan yang sangat dekat dengan aktivitas membaca dan menulis pun tidak mampu melahirkan karya-karya tulis yang kreatif. Dalam hal penerbitan buku untuk setiap tahunnya Indonesia tertinggal jauh oleh Malaysia.

Minggu, 22 Maret 2015

Beyond the Imagination


rehat sejenak untuk sesi
kedua
“… kamu saya tunjuk mewakili MSI untuk mengikuti konferensi internasional…” SMS ini menggetarkan nyali ketertarikanku pada dunia internasional, sekaligus menciutkan hatiku. Kebayang deh, bahasa Inggrisku yang jauh dari mumpuni. SMS ini lalu mengantarkanku bertemu Dr. Arif, “hemm,, Sir, I’am sorry, do you believe me to take this conference ? as you know I’m not good enough?”, “heheh,, take it easy! Remember..!, the chance never comes twice”. Kalimat ini mengunci mulut sekaligus keraguanku. Tidak ada pilihan, no choice, face it. “siapkan paper/article dalam bahasa Inggris antara 5000-1000 words, yang berkaitan dengan penelitian yang pernah kamu lakukan”, harus aku siapkan dalam kurun waktu 2 minggu. Deadline 30 Desember 2013. 

Senin, 23 Februari 2015

Satu Jam di Kelas Professor

selfie bareng di akhir kuliyah

  Prof. Suharsimi Arikunto adalah nama yang tidak asing di telinga saya dan mungkin juga teman-teman yang sedang melakukan penelitian akhir baik itu untuk tingkat S1, S2, dan S3. Saat saya menyelesaikan skripsi pun tak lepas dari nama besar Suharsimi Arikunto, nama yang melekat dengan metopen. Meskipun sering mengutip buku beliau, namun, saya belum pernah bertemu. Sempat terlintas sepintas dalam imajinasi saya bahwa beliau seperti sosok seorang bapak yang serius, seperti para pemikir dan penemu pada umumnya dengan kepala botak dan kacamata tebal.